Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Pemkab Banyuasin kumpulkan koordinator 34 SPPG evaluasi program MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-17 02:45:00【Resep】391 orang sudah membaca
PerkenalanSekda Banyuasin Erwin Ibrahim memberikan pengarahan kepada koordinator SPPG guna meningkatkan kualit

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan mengumpulkan koordinator 34 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengevaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang 2025 ini.
"Dalam kegiatan evaluasi itu, Koordinator SPPG diingatkan melakukan pengawasan ketat seluruh proses penyiapan MBG untuk memastikan makanan yang diberikan layak konsumsi dan bebas dari kontaminasi," kata Sekretaris Daerah Banyuasin Erwin Ibrahim, di Pangkalan Balai, Rabu.
Menurut dia, secara umum pelaksanaan program MBG di kabupaten ini telah berjalan dengan baik, untuk itu perlu terus dijaga dan ditingkatkan kualitasnya.
Untuk menjaga pelaksanaan program MBG terus berjalan dengan baik serta menjaga kesehatan penerima manfaat, seluruh proses penyajian bahan makanan harus diperiksa secara teliti agar higienis dan terhindar dari penyakit atau bakteri.
"Kami berupaya sebaik mungkin untuk melaksanakan program MBG gagasan dari Presiden Prabowo Subianto dengan melakukan evaluasi secara berkala sehingga jika ada kendala dapat diatasi secara cepat dan tepat," ujarnya.
Baca juga: Badan Gizi Nasional tekankan kebersihan MBG cegah keracunan pada anak
Dia menjelaskan, program MBG bertujuan untuk bagaimana ke depan bisa meningkatkan sumber daya manusia bangsa ini
Kemudian untuk menurunkan kasus gangguan tumbuh kembang pada anak akibat kekurangan gizi kronis (stunting), serta meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak.
Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan pelaksanaan program MBG pada 2026 bisa diperluas hingga menjangkau seluruh daerah di Kabupaten Banyuasin.
"Penerima manfaat makan bergizi gratis ke depannya diperluas, ngak hanya pelajar, tapi juga ibu hamil, manula, dan ibu menyusui," jelas Sekda Erwin.
Sementara Ketua Koordinator SPPG Banyuasin Willy menjelaskan masing-masing SPPG akan melayani 3.000-4.000 peserta didik dan non peserta didik (sesuai Perpres No.83 Tahun 2024) dengan jadwal operasional yakni lima hari kerja dalam sepekan.
Baca juga: Memberdayakan petani lokal di SPPG Angsau Dua
Baca juga: Wabup Lambar ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
Tujuan program MBG ini untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang anak sekolah, meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar, serta mendukung tumbuh kembang anak-anak secara optimal, kata Willy.
Suka(554)
Sebelumnya: Begini cara memisahkan tulang ceker ayam agar mudah diolah
Selanjutnya: Kiat merawat kompor di rumah agar awet
Artikel Terkait
- Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
- Pembalap Mandalika Racing dirawat di rumah sakit karena kecelakaan
- Pemkab Lebak percepat penurunan stunting siapkan generasi emas
- Lewandowski dan Olmo bisa kembali perkuat Barcelona saat hadapi Elche
- Akademisi dukung keberlanjutan MBG demi generasi emas Indonesia
- Dinkes Jabar sebut korban keracunan MBG di KBB sudah tertangani
- Seluruh siswa Saptosari DIY sehat kembali usai keluhan hidangan MBG
- Festival sapi di Jember jadi solusi ketergantungan impor daging
- Misi dagang sektor rempah bukukan transaksi Rp239,4 miliar di Belanda
- Pengamat: Kemendagri pegang peran strategis sukseskan MBG
Resep Populer
Rekomendasi

Jepang lanjutkan ekspor makanan laut ke China setelah larangan dicabut

Insiden pelepasan suar nodai konser reuni Oasis di Melbourne

BNN: Target Indonesia Emas sulit tercapai jika narkoba ngak ditangani

BGN latih 2.705 penjamah makanan di dua pulau besar di NTT

Pemerintah perkuat tata kelola Program MBG lewat tim koordinasi khusus

Upaya Jakarta cari "cuan" baru untuk pembangunan di tengah pemangkasan anggaran

TNI AD siapkan ribuan hektare lahan perkuat pasokan bahan pangan MBG

BNPT: Sekolah jadi wadah pembentukan karakter bangsa cegah terorisme